Pengumuman Pemenang Lomba di ITS Expo

1.    GELAR KARYA PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) ITS

PKMP

Juara I

Studi Eksperimental Laju Keausan (Wear Rate) pada Ultra High Moleculae Weight Polyethylene dengan Stainless Steel sebagai Sendi Lutut.

Ketua : Moch. Solichin

Juara II

Pencarian Spesifik Number Diameter Perakaran Rhizopoda Opiculata : Angka Perbandingan Major Dan Minor Axis Sebagai Basis Pengembangan Permodelan 3D Biomaterial Mangrove Rhizopoda Chitecture.

Ketua : Lisana Shidqina

Juara III

Analisa Pengaruh Penambahan Stean untuk mendapatkan Minyak Jeruk yang Memiliki Kualitas dan Randemen Optimum dengan menggunakan Metode Microwave Distillation.

Ketua : Ricky Wijaya

 

PKMKC

Juara I

Rancangan Tata Ruang dan Taman Alun-Alun Kota Mojokerto.

Ketua : Rela Karlina Jail

Juara II

Alat Bantu Batas Laju Kendaraan Umum melalui Infrared dengan menggunakan microkonfroler ATMEGA-16 dan IC ISP 2590 sebagai Solusi menghindari Kecelakaan di Jalan Raya.

Ketua : Muhajir Ikhwani

Juara III

Inovasi Penerapan Sistem Kartu Parkir Prabayar untuk mencegah Kemungkinan Penggelapan Uang Parkir oleh Juru Parkir

Ketua : Satrio Gita Nugraha

 

PKMK

Juara I

Si Bocak

Ketua : Mukti Mulyawan

Juara II

Kids Organizer

Ketua : Andar Diayu

Juara III

Ex Think

Ketua : Mirzza Al Akbarian

 

PKMM

Juara I

Virtual Wayang Card Game, Game Visualisasi Kisah Peperangan Bharatayudha sebagai Upaya Peneladanan Tokoh Pewayangan Pandhawa Nasional untuk Siswa Sekolah Dasar di Wilayah Bangil.

Ketua : Umar Affandi

Juara II

Tirai Slambu : Tirai Sisa Limbah Baju Inovasi Penggunaan Limbah Baju untuk Program Usaha Penduduk Korban Kebakaran di Daerah Keputih Surabaya.

Ketua : Fatma Ayu Naning Farida Afiatna

Juara III

Visual Dictionary untuk meningkatkan Kemampuan Bahasa pada Penyandang Tuna Rungu

Ketua : Bryan Rahardy


2. GKM (Gelar Karya Mahasiswa)

Juara I  : HMM (Himpunan Mahasiwa Mesin)

Juara II : HIMATEKTRO (Himpunan Mahasiwa Teknik Elektro)

Juara III : HMSI (Himpunan Mahasiwa Sistem Informasi)

Favorit (Ballot terbanyak) : HIMATEKK (Himpunan Mahasiwa Teknik Kimia)

 

3.    LOMBA MADING MUBES IV ITS

Juara I              : HIMASIKA (Himpunan Mahasiwa Fisika)

Juara II            : HIMAGE (Himpunan Mahasiwa Geomatika)

Juara III           : HIMKA (Himpunan Mahasiwa Kimia)

 

4.    JAVANESE COSPLAY

Best Wayang :

1.      Eko Nyamianto

2.      Habibie

Remak Costume          : M. Rizal

Favorite Costume        : Tim 9

 

5.    IT CONTEST

-          Pengembangan Game

Juara I : Elpe02

Fariani

Sindung

Moh. Rian

Aldy

Juara II : Cahnom

Radithya Wawan

Eko Wahyu

Dian

Siska

Awalia

 

-          Pembuatan Aplikasi

Juara I : Fruits

Eka Ayu

Fariani

Fitri

Risky

Prasetyati

 

Juara II : Bridge

Sesario

Afrian

Galih Eko

Sufrendo

 

-          Desain Web (Mahasiswa)

Juara I : elpe 01

Sindung

Felix

Eric Budiman

 

Juara II : madingkampus

Ja’far Shidiq

Moh. Fajar

Yunita

 

-          Desain Web (SMA)

Juara I : SMA Muhammadiyah 2 Surabaya

Baharudin Yusuf W.

Rifky

 

Juara II : SMK Sandhy Putra Telkom Malang

Fachrizal Rifandi

Ghea Safferina


6. RECYCLE ART

-          Trashion

Juara I : Acc Fame’s

Juara II : Jombang

Juara III : Rebable

Juara Favorit : L’Ammode

-          Trashvolution

Juara I : Siip Lah

Juara II : Smansatrash

Juara III : Kanca

Juara Favorit : Globe LED

           Juara Favorit Trashvolution : “Globe LED”

Selamat bagi para pemenang. Terus Berkarya dan tunggu kami di ITS Expo 2013 !

Pasca ITS Expo : Yuk Jalan-Jalan lagi ke GKM ITS Expo !

Pasca ITS Expo meninggalkan kerinduan baik dari pengunjung maupun pihak-pihak yang belum menyempatkan diri untuk datang dalam acara terbesar se-ITS ini. Bagi adik-adik yang ingin masuk ITS atau yang ingin tahu bagaimana sih pameran stan-stan jurusan se-ITS dalam GKM (Gelar Karya Mahasiswa) ITS Expo (22-26/04) di Graha ITS. Yuk capcus !


Statistika

Dengan mengusung tema Dayak, stan statistika menghadirkan permainan interaktif yang mampu menghibur pengunjungnya. Di sini kita dapat menjumpai permainan Pirimpi, sebuah permainan interaktif yang penuh dengan pertanyaan-pertanyaan unik, aneh, tapi menarik untuk diikuti. Permainan Pirimpi mirip dengan Parampa, tetapi para mahasiswa Statistika membuat konsep baru dan berbeda. Pirimpi adalah karya final project mata kuliah prokom dengan Delphi sebagai bahasa pemrogramannya. Walaupun begitu, Pirimpi layak untuk dimainkan.

Matematika

Matematika mempunyai sebuah alat yang dapat menghitung banyaknya orang yang lewat dalam sebuah ruangan. Terdapat beberapa macam cara untuk mendeteksinya, yaitu dengan video, atau dengan kamera. Dengan cara mengarahkan sebuah kotak, maka setiap kepala orang yang lewat akan terhitung. Alat ini juga dapat berfungsi untuk keamanan sebuah ruangan.Jika orang yang masuk lebih sedikit daripada orang yang keluar maka kemungkinan terdapat orang asing di ruangan tersebut.

Fisika

Di acara GKM ini, anak-anak dari Fisika menampilkan karya Smart Home Controller. Smart Home Controller adalah sebuah alat yang bisa mengontrol pemakaian listrik via Radio. Jadi ketika kita berbicara “hidup”, maka listrik di rumah tersebut bisa hidup, begitpula sebaliknya. Cara kerja alat ini adalah saat kita berbicara, gelombang akan disalurkan ke transmitter. Setelah itu, disalurkan ke Micro dan selanjutnya ke Modulator.Setelah itu, diterima oleh receiver dan akhirnya listrik di rumah tersebut bisa menyala dengan sendirinya.

Biologi

Biologi merupakan jurusan yang bisa dibilang unik di kalangan mahasiswa ITS. Biologi membuktikan bahwa ITS bukanlah kampus teknik belaka. Pada GKM kali ini, dengan membawa tema Papua, Biologi membawa pengunjung ke tengah-tengah rimba. Biologi memamerkan koleksi hewan yang telah diawetkan, antara lain Kelelawar, embrio marmut, dan berbagai hewan lainnya. Selain itu stan biologi juga menghadirkan layanan tensi darah, informasi golongan darah, dan beberapa layanan lainnya.

Kimia

Stan ini lebih banyak memasukkan ilmu ke dalam berbagai permainan sehingga dapat menarik minat yang lebih dari para pengunjung. Sembari bermain mendapat ilmu, mungkin inilah moto stan ini karena ilmu yang mereka sampaikan selalu memanfaatkan ilmu yang telah mereka pelajari. Jika ingin belajar sembari bermain, silahkan datang ke stan ini.

Teknik Mesin

Jurusan yang terus berkarya ini mempunyai sebuah mobil buatan mahasiswa sendiri yaitu bernama Sapu Angin. Sapu Angin ini telah menjuarai lomba Shell Eco Maraton. Keunggulan dari mobil Sapu Angin ini adalah lebih irit dan mempunyai kecepatan diatas rata-rata. Sapu Angin ini mempunyai mesin bernama Paijo Experiment PEX 02.

Teknik Elektro

Salah satu karya terbaik dari teknik elektro ITS adalah Power Monitor. Power monitor ini adalah sebuah alat yang dapat mematikan dan menghidupkan listrik dari jarak jauh. Dengan menggunakan teknologi web yang dihubungkan dengan wireless, kita bisa memonitor lampu dari jarak jauh. Alat ini juga dilengkapi dengan smart card yang bisa dipegang oleh dosen. Disini dosen dapat menggunakan smart card tersebut untuk mengontrol penggunaan listrik untuk perkuliahan.

D3 Teknik Elektro

Stan ini menampilkan berbagai macam produk menarik yang bahkan sempat menarik perhatian Pak Dahlan Iskan dengan produk “Alat Wudhu Otomatis” yang mereka buat.Alat ini nantinya dapat mendeteksi ketika seseorang ingin wudhu selama jarak tangan dengan keran adalah 10 cm. Dengan alat ini, mereka dapat menghemat penggunaan air wudhu hingga 70 %.Produk ini merupakan produk hasil PKM yang memiliki anggota lintas angkatan dengan memanfaatkan sensor dibagian keran.Pengunjung juga dapat mencoba alat ini secara langsung sehingga tahu kegunaannya dengan jelas.

Teknik Kimia

Jurusan Teknik Kimia menampilkan Spectronics, yaitu mobil dengan bahan bakar kimia.Campuran antara Asam Peroksida dan KI, mobil ini dapat menggerakkan piston yang akhirnya dapat menggerakkan roda dari Mobil Spectronics.Mobil yang sudah mempunyai generasi hingga ke-3 ini telah mengikuti beberapa kejuaraan.Diantaranya, Juara 3 Race di Jerman dan Juara umum di sebuah perlombaan di ITS.

D3 Teknik Kimia

Stan menarik dari Teknik Kimia berisikan “Salep Pikrat” yang dapat menghilangkan luka bakar baru. Pada stan ini, banyak pengunjung tertarik dengan hasil tugas besar mahasiswa 2011 Teknik Kimia tersebut karena dianggap sangat memiliki nilai guna yang tinggi dan juga nilai jual yang tinggi. Mungkin kalau kita biasanya menggunakan obat-obat yang berbau seperti minyak-minyakan yang dapat menghilangkan berbagai bekas luka bakar, dengan “Salep Pikrat”, kita tidak perlu takut terhadap bau yang mengganggu karena salep yang mereka hasilkan memiliki aroma yang wangi.

Teknik Fisika

Stan yang dipenuhi dengan teriakan-teriakan pengunjung selalu menarik perhatian pengunjung lainnya ini memiliki sound effect andalan. Terinspirasi dari sound effect yang harganya mahal, mereka memiliki sebuah solusi baru dan membuat sebuah Sound Effect yang murni buatan mahasiswa Teknik Fisika demi memenuhi keinginan masyarakat umum untuk memiliki sound effect dengan harga terjangkau. Sound Effect buatan mereka memiliki harga 400 – 500 ribu dan berbeda jauh dengan Sound Effect buatan pabrik yang harganya mencapai jutaan rupiah. Mereka yakin dengan adanya alat ini, maka masyarakan akan benar-benar tahu hasil dari mahasiswa teknik yang berbau teknik murni.

Read More

ITS Expo di Balik Dunia Nyata

Keseruan ITS Expo tak hanya di dunia nyata, di dunia maya pun acara ini berhasil menyedot perhatian publik. Hal ini terlihat dengan munculnya  sebagai trending topic Surabaya meskipun hanya beberapa jam. “Saya tahu acara ini dari twitter. Di twitter, ITS Expo ramai jadi bahan pembicaraan”, ucap Maharany, salah seorang pengunjung ITS Expo, mahasiswa Akuntansi-Unair. Selain itu, antusias pengguna twitter juga terlihat dari seiring banyaknya peserta kuis   dan kontes foto  .

Dengan akun  , admin panitia ITS Expo menemani pengguna twitter mulai dari awal sebelum pembukaan hingga closing ceremony. Akun   meliput segala hasil dari kompetisi dan perlombaan serta informasi acara dari ITS Expo.

Pada hari ketiga, kuis  dibuka pada pukul 13.00 – 15.00 WIB. Syarat untuk mengikuti kuis ITS Expo ini sangat mudah, yaitu dengan cara memfollow akun twitter ITS Expo () dan mengirimkan salam dengan cara paling unik dan lucu. Selama satu jam dibuka tercatat lebih dari sekitar 50 pengirim salam untuk ITS Expo. Dan akhirnya terpilihlah  sebagai pemenang dari  .

Pada malamharinya, dibuka kuis . Persyaratannya hampir sama dengan   namun  kali ini peserta harus mengirimkan gombalan dengan hashtag  . Dan akhirnya terpilihlah  sebagai pemenang kuis    .

Keesokan harinya, berbeda dengan sebelumnya, admin membuka kuis ITS Expo Photo Contest. Di kuis ini, peserta diharuskan mengupload foto acara ITSExpo. Penilaian foto dinilai berdasarkan dari segi foto yang simple tetapi sarat akan isi, ekspresi, dan pesan yang mendalam, khususnya pada acara ITS Expo ini. Dan akhirnya terpilihlah  sebagai juara.

Sumber : VIVAT!! #ITSExpo http://instagr.am/p/J4lXECSCsl/

Pemenang dari kuis ITS Expo akan dihubungi oleh panitia dan mendapatkan hadiah berupa ice cream dan sejumlah pulsa. Congrats dan sampai jumpa kembali di kuis-kuis   tahun depan.

Keliling Nusantara, Akhiri ITS Expo

Alkisah, seorang anak muda merasa jenuh dengan kehidupan yang serba ‘modern’. Ia bertemu dengan seorang kakek yang mengajaknya berkelana mengelilingi Indonesia. Perjalanan mereka menguak berbagai sisi kehidupan yang mungkin sudah banyak dilupakan.

Grha Sepuluh Nopember, ITS Online - Mukhamad Wiwid Setiawan, mahasiswa ITS, menjadi seorang kakek hanya dalam waktu semalam. Di atas panggung ITS Expo, Kamis (26/4), ia mengiring anak muda gelisah itu meninjau ragam kebudayaan Indonesia.

Perjalanan mereka bermula di Pulau Sumatra. Di sana, mereka menemukan tim Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITS yang mendendangkan lagu Sik Sik Sibatumanikam. Mereka lantas melanjutkan perjalanan ke Pulau Jawa. Empat penari menampilkan tarian Lenggang Surabaya, tarian khas Jawa Timur.

Bali menjadi tujuan berikutnya. Tari Kecak meruak di hadapan para pengunjung yang membludak malam itu. Penampilan oleh Tim Pembina Kerohanian Hindu (TPKH) ITS ini dilanjutkan dengan kisah pewayangan Ramayana. Setibanya di Pulau Kalimantan, tampillah tim dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Cinta Rebana yang mendendangkan lagu Paris Barantai.

Penari-penari dengan busana berwarna cerah mengiringi nyanyian mereka. Penampilan mencapai puncaknya ketika dua pengembara tersebut tiba di pulau ujung timur nusantara. ”Papua, di mana Papua, Papua,” teriak sekumpulan orang berbalut pakaian dari rerumputan. Tak lama kemudian, Yamko Rambe Yamko berdebar seirama dengan tarian mereka berputar di atas panggung.

Teriakan para penduduk Papua makin keras, si anak muda pun larut dalam keriuhan. Hingga akhirnya ia menemukan dirinya terbangun di atas panggung, dipapah oleh kakek yang selama ini mengiringinya. Ia tersadar, betapa kayanya negerinya akan ragam budayanya. ”Sebarkan rasa cintamu terhadap tanah air,” pesan si kakek, mengakhiri penampilan penutup event akbar tersebut. (lik/lis)

Recycle Art ITS Expo : Sulap Sampah Jadi Ornamen Mewah

Lenggak-lenggok para model memamerkan hasil karyanya menagkap perhatian ratusan pengunjung yang hadir di Graha ITS tadi (26/04). Pukul 16.15 acara “Fashion Parade” resmi dimulai. Puluhan model berdiri di atas panggung yang didesain bak catwalk. Dengan total 46 pendaftar dari berbagai universitas se-Indonesia, diantaranya ITS, UGM, Malang, Ponorogo, hingga Mataram.

Berbagai bahan seperti sabut kelapa, sak semen, botol, dan segala macam plastik bekas disulap menjadi bahan yang memiliki nilai seni dan estetika tinggi. Penampilan tersebut tak berhenti pada itu saja. Pukul 16.42, para model tampil berdampingan dengan desainernya.

Masing-masing penonton memiliki penilaian tersendiri. “Kalau saya pribadi lebih suka yang berjenis clothes, bukan gaun”, ungkap Siska dari Jember. Siska sengaja datang pada acara ini karena kerabat dekatnya tampil dalam perlombaan ini. Sang juri pun juga mempunyai opini tersendiri akan acara ini. “Acara ini sangat saya apresiasi karena ini merupakan acara yang pertama kali pula di ITS”, jelas Ibu Anggra selaku juri acara yang juga menjabat sebagai dosen Despro ITS. “Penilaian juri lebih pada hal yang apabila semakin bahan tersebut berasal dari daur ulang murni, semakin tinggi pula kerumitannya”, tambah beliau.

Pukul 16.45 acara recycle art berakhir. Pengumuman pemenang diumumkan pada saat closing. (fau)

Fokus Lensa “Fashion Parade Recycle Art ITS EXPO”

ITS Expo 2012 Berakhir Luar Biasa

(26/04/2012) ITS Expo yang diselenggarakan pada 22 – 26 april 2012 di graha Sepuluh Nopember Surabaya akhirnya ditutup dengan sorak meriah para pengunjung venue ITS Expo. Closing dimulai pada pukul 18.00 dengan penampilan pagelaran seni dari UKM PSM, UKTK, TPKH, Cinta Rebana, Musik, Tiyang Alit. Jumlah pengunjung yang datang pada “Closing Ceremony” kali ini membludak dibanding hari – hari sebelumnya hingga pengunjung harus memenuhi lantai 3 Graha ITS. Untungnya tidak terjadi kerusuhan selama acara “Closing Ceremony” berlangsung.

Acara selanjutnya yang tak kalah menarik adalah sambutan dari Ibnu khaifudin selaku ketua panitia ITS Expo, Presiden BEM ITS, dan wakil rektor I. Bahkan bapak Herman Sasongko selaku wakil rektor I turut menghibur para penonton dengan menampilkan keahlian bermain musiknya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang kompetisi seperti Cosplay, IT Contest, GKM, PKM, Recycle Art, Mading Mubes, dll. Dan diakhiri dengan penampilan entertainment show dari ITS Jazz, UKM Musik, Pirates dll.

Sampai jumpa di ITS Expo 2013. Salam Seni, Ilmu, dan Budaya!!!

Layar Tancap ITS Expo : Dari Perjuangan, Romantika Kehidupan, hingga Horor

Menikmati suasana malam yang sarat akan seni, ilmu, dan budaya memang disini tempatnya. Sejak malam setelah opening ceremony ITS Expo, layar tancap ITS Expo sudah bisa dinikmati di pelataran outdoor pagelaran seni. Film ini berdurasi dari pukul 21.30-23.30.

Hari pertama penonton disuguhi dengan film bergenre perjuangan “Merah Putih”. Berbeda dengan hari pertama, hari kedua suasana romantika menjalar di penikmat layar tancap tersebut dengan ditampilkannya film AADC (Ada Apa dengan Cinta). Hari ketiga kita diajak berkenalan dengan seorang anak muda yang berpendirian teguh dalam memegang prinsipnya dan rajin mendokumentasikan setiap liku perjalanan hidupnya dalam buku harian, Soe Hok Gie. Hari terakhir (25/04) penonton diuji keberaniannya lewat film horor yang berjudul “Rumah Dara”. Teriakan pun tak dapat dielakkan, bahkan penonton laki-laki pun ikut berteriak pula.

Di akhir acara, ada pembagian doorprize sebagai selingan acara malam itu. Selain itu, juga ada hadiah menarik bagi siapapun yang dapat menjawab pertanyaan dari panitia.

Fokus Lensa ITS Expo “Capoeira in Action”

Mahasiswa ITS Dominasi Pemenang IT Contest

ITS Contest Nasional menjadi salah satu rangkaian dari ITS Expo. Kompetisi ini mengusung perkembangan teknologi informasi yang dikemas dalam tema ITS Expo, A Blend of Art, Science and Culture. Mahasiswa ITS berhasil mendominasi seluruh juara dari semua kategori perlombaan nasional ini, Selasa (24/4).
Grha Sepuluh Nopember, ITS Online - Dari 31 tim yang mendaftar dari seluruh indonesia, 14 finalis berhasil lolos pada semua kategori. Terdapat tiga kategori dalam lomba ini, yakni game, aplikasi dan web design. Dari seluruh kategori yang dilombakan, tiap tim harus memiliki tema tersendiri bagi aplikasinya.

Seluruh peserta yang lolos tahap seleksi diharuskan mendemokan karya mereka. Sehingga, karya mereka sudah terbukti bukan prototype maupun ide yang dilombakan. ”Aplikasinya harus benar-benar aplikasi yang telah berjalan dan banyak digunakan,” tegas Hani Ramadhan, ketua panitia.

Para finalis yang lolos dalam babak presentasi mayoritas adalah mahasiswa ITS. Dari 14 finalis tingkat mahasiswa, 13 diantaranya berasal dari ITS. Hanya ada satu finalis dari perguruan tinggi lain, yakni Universitas Diponegoro. ”Tim dari perguruan tinggi lain kebanyakan tidak lolos hingga tahap presentasi,” ujarnya.

Tidak hanya finalis, dari dua juara yang diambil pada tiap kategori, seluruhnya diborong oleh ITS. Dari kategori game, dua karya mahasiswa ITS yakni Wayang Uncal menjadi juara pertama, dan Rasanusa di tempat ke dua. Sementara dari kategori aplikasi, tim fruITS dan Bridge menjadi juaranya. Sedangkan, dari kategori web design dimenangkan oleh Share area dan Madingkampus.com. (fin/izz)                    

Beragam Budaya Daerah di ITS Expo

(25/04/2012) ITS Expo kali ini juga dimeriahkan oleh hadirnya stan-stan paguyuban tiap daerah seperti dari medan, sukoharjo, aceh, minangkabau, banyuwangi, probolinggo, kepulauan riau, Jakarta, jawa barat, Balikpapan, bali dll. Stan paguyuban ini hadir selama 3 hari mulai dari tanggal 24 - 26 april 2012. Disana mereka memamerkan kebudayaan mereka dari seni, makanan, wisata dll. Dengan hadirnya stan-stan paguyuban daerah, pengunjung mendapatkan pengetahuan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari stan KPMBS (Keluarga Pelajar Mahasiswa Balikpapan Surabaya) sendiri menghadirkan makanan – makanan khas dari daerahnya. Salah satunya adalah pisang gapit. Pisang ini merupakan pisang yang dijepit (gapit = jepit) dan biasanya diberi kuah santan gula merah. Pisang gapit ini juga bisa kita tambahkan dengan keju dan coklat untuk memberikan nikmat yang lebih. Dari harganya sendiri cukup terjangkau sekitar 4rb-7rb. Selain itu KPMBS juga menghadirkan souvenir – souvenir khas dari daerahnya seperti kalung dll.

Disisi lain setiap paguyuban daerah harus menghadirkan pagelaran seni dari daerahnya masing-masing. Salah satu yang menarik adalah paguyuban aceh dimana mereka berahasil memukau penonton dengan menampilkan tari saman yang diiiringi oleh tabuhan rebana. “Pokoknya pagelaran seni dan stan paguyubannya keren-keren” ujar salah satu pengunjung ITS Expo.

Attention ! Recycle Art ITS Expo will be held

 

Recycle Art adalah sebuah rangkaian kegiatan dimana terdapat lomba-lomba sebagai ajang adu kreatifitas dan kepedulian mahasiswa maupun siswa SMA terhadap lingkungan. Lomba ini dibagi menjadi 2 jenis yakni trashion (from trash to fashion) dan trashvolution (trash bin revolution). Total peserta sebanyak 46 peserta, dengan rincian 30 dari trashion dan 15 dari trashvolution. Para peserta ada yang berasal dari UGM, UNY, hingga Mataram. Mereka beradu kreativitas di ajang ini. Mulai dari tas cantik dari karung goni, lampu dari gelas plastik bekas, tempat sampah unik, hingga gaun-gaun cantik. Rencananya, buah karya pemenang nantinya akan diusulkan ke Bapeprov (Badan Pemerintah dan Provinsi) minimal ke Dinas.

Puncak acara ini akan diadakan besok (26/04) pukul 14.00. Jangan lewatkan pula Fashion Parade pada pukul 15.30. Siapa pemenangnya? Kita tunggu saja.

Lomba Mewarnai bersama Pak Raden

(25/04/2012) Bertempat di pelataran panggung sambil duduk lesehan di sebuah tikar, anak-anak dari Taman Kanak-Kanak dari berbagai sekolah dengan semangat mengikuti serangkaian acara dalam lomba mewarna yang merupakan even dari ITS Expo “Sekolah Budaya”. Dalam acara ini, anak-anak TK tersebut digiring dengan ditemani oleh Pak Raden versi ITS dan juga badut-badut yang berpakaian budaya khas daerah Surabaya.

Total peserta yang hadir adalah 86 anak dari TK A dan TK B. Pukul 09.00 acara resmi dimulai dengan pembukaan dari Sekjen BEM, Faizal. Selang beberapa menit kemudian, Pak Raden versi ITS muncul ditengah keceriaan anak-anak tersebut. Kurang lebih 30 menit, Pak Raden menemani kelihaian mereka dalam mewarna. “Kegiatan ini sangat kami setujui dan sangat kami terima”, ujar salah seorang wali murid anak tersebut.

Di akhir acara, pengumuman pemenang sudah menjadi kerutinan dalam semua kompetisi. Alhasil inilah nama-nama adik-adik kita yang berhasil memenangkan perlombaan ini. Selamat ya

Juara I   : TK Raden Paku

Juara II  : TK Raden Paku

Juara III : TK Raden Paku

Juara Harapan I : TK ABA Keputih

Juara Harapan II : TK Raden Paku

Javanese Cosplay ITS Expo : Ekspresi dalam Busana Indonesia

(25/4/2012) Salam seni, ilmu dan budaya. Akhirnya, sore ini, 25 April 2012 Cosplay sudah mencapai tahap penjurian. Mulai dari jam 16.00 para peserta tampil di depan para pengunjung ITS Expo di Graha Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Terhitung terdapat 16 peserta yang mengikuti kompetisi dan diikuti oleh beberapa komunitas cosplay, diantaranya ITS (yang diwakili oleh Teknik Lingkungan), Kosura, S-Cos, dan UNTAG Cosplay.

Javanese Cosplay merupakan ajang dimana kreativitas dalam seni  dan teknologi dituangkan dalam bentuk busana. Peserta bebas mengekspresikan seni, ilmu, dan budaya dalam busana yang mereka rancang. Kompetisi ini diadakan untuk menunjukkan kreativitas dalam penyatuan seni, ilmu, teknologi dan budaya berupa sebuah ornamen tradisional sebuah busana.

Indonesia Cosplay diadakan untuk membangkitkan lagi rasa nasionalisme dan rasa memiliki Indonesia melalui kreatifitas kostum yang menggambarkan tokoh karakter imajiner yang berkaitan erat dengan Indonesia, seperti perwayangan dan tokoh-tokoh komik super hero Indonesia.

Setelah tampil, peserta berkeliling di area sekitar Graha ITS untuk meminta dukungan kepada pengunjung. Disini, pengunjung dapat memilih peserta Javanese Cosplay untuk menjadi pemenang. Nantinya, pemenang akan terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu Best Cosplay Perwayangan, Best Remake Costum, dan Juara Favorit.

Selain itu, di stan Javanese Cosplay juga terdapat spot untuk berfoto bagi para pengunjung. Disini, pengunjung dapat berfoto mengenakan busana tradisional. Dengan harga 5ribu rupiah saja, pengunjung dapat berfoto dan mendapatkan softcopy berupa CD.

Pengumuman Javanese Cosplay Competition akan diumumkan pada saat Closing ceremony bersama pengumuman beberapa lomba lain. (hel)

Cowok Kece PARADE BAND - Entertainment Show